Potensi Desa Jeding

Warisan Tradisi yang Terus Lestari

Desa Jeding memiliki kekayaan seni dan tradisi yang masih terus lestari, di antaranya kesenian tibaan, jaranan, dan tari tradisional yang menjadi identitas budaya masyarakat setempat. Pelestarian kesenian ini digerakkan oleh satu sanggar seni aktif di desa, dengan pelaku seni yang didominasi generasi muda.

3 JenisJenis Kesenian
1 SanggarSanggar Aktif
2 minggu sekaliTibaan
Juara 1Prestasi
Kesenian & Budaya

Desa Jeding memiliki kekayaan seni dan tradisi yang masih terus lestari, di antaranya kesenian tibaan, jaranan, dan tari tradisional yang menjadi identitas budaya masyarakat setempat. Pelestarian kesenian ini digerakkan oleh satu sanggar seni aktif di desa, dengan pelaku seni yang didominasi generasi muda.

"Lewat dentum rebana dan hentakan jaranan, Desa Jeding membuktikan bahwa tradisi bukan hanya kenangan ia hidup, ditampilkan, dan dimenangkan oleh tangan-tangan generasi muda."
I

Kesenian Tibaan

Kesenian tibaan diyakini bermula sebagai bentuk syiar yang terinspirasi dari semangat perjuangan kaum Ansor. Pada awalnya ditampilkan tanpa iringan alat musik, kemudian berkembang menggunakan musik elektrik seperti gitar, hingga kini tampil dengan iringan rebana yang menjadi ciri khasnya. Kesenian tibaan rutin ditampilkan setiap dua minggu sekali sebagai bagian dari kegiatan masyarakat desa.

  • Tibaan bermula dari tradisi syiar kaum Ansor
  • Kini tampil dengan iringan rebana sebagai ciri khas
  • Dipentaskan rutin setiap dua minggu sekali
Kesenian Tibaan
II

Jaranan & Tari Tradisional

Jaranan biasa tampil ketika ada undangan warga maupun dalam rangkaian acara Nyadran yang digelar setahun sekali. Pelestarian kesenian ini digerakkan oleh satu sanggar seni aktif di desa, dengan pelaku seni yang didominasi generasi muda, meski beberapa generasi tua masih turut berkontribusi menjaga tradisi ini tetap hidup.

  • Jaranan tampil pada acara undangan warga dan Nyadran tahunan
  • Satu sanggar seni aktif sebagai pusat pelestarian budaya
  • Generasi muda mendominasi pelaku seni desa
III

Prestasi & Pengakuan

Kiprah kesenian Desa Jeding bahkan telah menembus panggung di luar desa, mulai dari tampil di berbagai acara pernikahan hingga meraih juara 1 dalam lomba rebana yang diselenggarakan di Sanankulon, Pondok Pesantren Mambaus Sholihin — sebuah pencapaian yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh warga Desa Jeding.

  • Juara 1 lomba rebana di Sanankulon, Pondok Mambaus Sholihin
  • Kerap diundang tampil di acara pernikahan luar desa
  • Kesenian desa menjadi daya tarik dan kebanggaan masyarakat
Prestasi & Pengakuan